Tuesday, January 12, 2016

Seorang Pekerja Baru? Ini 8 Cara Negosiasi Gaji Di Perusahaan

·   0




negosiasi gaji
Raise Income



Salah satu yang paling diharapkan oleh seorang pencari kerja adalah "Gaji Besar", ya wajar saja.. Karena gaji yang besar sangat menguntungkan untuk biaya hidup terutama bagi mereka yang memilih untuk hidup mandiri.
Namun pada kenyataannya tidak semua perusahaan mampu memenuhi syarat ini apabila skli dan posisi kita tidak semestinya, jadi hal dasar yang paling utama sebagai senjata kita untuk melamar pekerjaan adalah mengetahui sklill. Apa sih untungnya mencari kerja dengan bermodalkan skill? Yang pertama mudah diterima, gaji mungkin lebih mudah dinegosiasikan kepada atasan, kemudian tingkat penghargaan kepada kita terpaut tinggi dalam penilaian CEO perusahaan.

Betul saja, masalah gaji menjadi dilema bagi para pekerja baru dalam sebuah perusahaan terutama kepada mereka yang masih memang baru dalam hal ini. Tetapi tidak perlu berkecil hati, Anda masih memiliki peluang untuk mendapatkan ukuran gaji yang diharapkan, satu-satunya cara yaitu dengan bernegosiasi dengan perusahaan kerja yang Anda temukan namun dengan syarat harus ada nilai kecakapan atau skill yang Anda miliki. Jika Anda punya skill manfaatkanlah itu, menurut BisnisDay.Com perusahaan akan memberi pertimbangan yang mudah diproses karena perbandingan gaji yang bisa direlevankan dengan kecakapan Anda.

Nah, setidaknya diartikel ini kami berbagi 9 langkah atau tips bagaimana melakukan negosiasi gaji seperti yang Anda harapkan dari perusahaan, dan semoga sukses...


1. Pentingnya Mencari Informasi Mengenai Standar Gaji

Umpah Minimum Regional (UMR) adalah salah satu informasi gaji yang penting untuk Anda ketahui saat di daerah mana Anda mencari pekerjaan. UMR adalah gaji standard atau minimum yang ditetapkan pemerintah pada suatu daerah, dan ini bisa menjadi dasar Anda untuk mengajukan pertimbangan gaji pada sebuah perusahaan.
Untuk mencari informasi Upah Minimum Regional silahkan browse di internet atau bertanya kepada teman atau warga setempat.


2. Percaya Diri

Percaya diri dalam suatu tujuan atau capaian adalah penting. Rasa percaya diri akan menimbulkan semangat dan tidak banyak rasa ketakutan, bingung, ataupun pikiran negatif.
Pimpinan perusahaan sangat mengetahui tabiat seorang pekerja baru walaupun hanya masih sekali diajak berunding yaitu misalnya saat Anda sedang berbicara, menatap, dan sikap Anda saat melamar. So, mungkin ini sangat penting sekali untuk Anda ketahui.
Ada saatnya perusahaan mengadakan wawancara saat perekrutan karyawan atau kedudukan lain, nah disaat itulah Anda harus lebih menanamkan rasa percaya diri Anda agar menjauhi bulan-bulanan, sehingga perusahaan akan menilai Anda dengan intensitas yang baik dan terkesan.
Apa sih indikator rasa percaya diri?
Memberikan pertanyaan atau pemberian jawaban yang tegas dan lugas namun jangan terlalu cepat, biasa saja serta dibubuhi dengan rasa keyakinan, sambil memberikan wajah tersenyum disaat senyum itu diperlukan.
Tetapi percaya diri Anda jangan dibuat-buat atau dengan kesan acting yang dimana akan merusak citra Anda ketika masa kerja sudah didapatkan. Jadi perlu sekali Anda melatihnya..
Berpenampilanlah yang baik, bersih, sopan, ramah, kalau boleh jangan menggunakan perhiasan yang tampak, kecuali jam tangan.


3. Pentingnya Untuk Fokus Pada Skill Atau Kualitas dan Profesionalisme

Ingatlah mencari kerja bukanlah ajang untuk mengharapkan iba dari sebuah badan atau menerima bantuan sosial, tetapi jika Anda mencari pekerjaan berarti Anda siap untuk menciptakan penghasilan dan menggali profit. Dan jangan sekali-sekali Anda curhat dan mendeskripsikan hidup Anda pada perusahaan karena dengan harapan untuk mendapatkan gaji yang tinggi, karena perusahaan mencari tenaga kerja yang memiliki skill berkualitas dan profesional itulah sebabnya pendidikan itu penting.

So, tunjukkanlah kalu benar-benar Anda punya skill tersebut fokus dan bersikaplah profesional. Dengan ini negosiasi gaji yang lebih diharapkan akan mudah diproses.. Bijaklah..


4. Jangan Langsung Menyebut Angka

Berapa gaji yang Anda inginkan? Itulah pertanyaan yang sering kali terlontar saat wawancara kerja. Banyak calon pekerja yang bingung saat akan menjawab pertanyaan tersebut, mungkin termasuk Anda juga. Memang cukup dilematis, jika menyebut angka terlalu rendah pastilah akan menguntungkan perusahaan, namun apabila menyebut angka terlalu tinggi dikira terlalu percaya diri. Sebagai jalan tengah, sebaiknya Anda tidak langsung menyebut angka. Di sini, kemampuan negosiasi Anda sangat dibutuhkan. Anda perlu mengorek informasi rentang gaji dari perusahaan untuk posisi yang dilamar. Jika telah mengetahuinya, Anda bisa fokus untuk memperoleh gaji tertinggi yang ditawarkan perusahaan.


5. Tidak Menyebutkan atau Hindarilah Kata "Terserah"

Jika sudah bekerja tentunya Anda sudah mengenal skill dan profesionalisme yang Anda miliki. Nah, untuk permasalahan gaji setidaknya Anda sudah menentukannya dihati Anda yang dimana range gaji sesuai dengan skill Anda. Dan jangan pernah menerima atau pasrah pada kuantitas gaji yang ditentukan perusahaan, dan pada saat ada pertanyaan mengenai gaji lontarkanlah gaji yang Anda harapkan tersebut, apalagi kata "terserah" jangan lakukan. Karena perusahaan akan selalu mencari untung. Dan satu lagi saat negosiasi ini jangan kiranya bingung dan tetaplah percaya diri.


6. Pertimbangkan Juga Fasilitas Lain Selain Gaji

Kadang Kala sebuah perusahaan sangat sulit untuk diajak bernegosiasi mungkin karena sudah ketetapannya untuk membuat standar gaji. Dan jangan terpuruk juga bila standar gaji sulit dinegosiasikan, karena Anda juga punya peluang untuk dinegosiasikan seperti fasilitas dan tunjangan dari perusahaan. Menurut BisnisDay.Com hal itu sah-sah saja karena Anda akan mendapat keringanan soal biaya nantinya..


7. Menetapkan Keputusan

Tujuan dari negosiasi adalah kesepakatan yang dimana memenangkan kedua belah pihak (win-win solution). Namun, apabila tidak diperoleh kesepakatan yang memuaskan Anda dan juga perusahaan, maka Anda harus bisa menetapkan keputusan, menerima atau meninggalkan. Jika Anda setuju dengan tawaran gaji yang diberikan perusahaan meski tidak sesuai dengan harapan, maka terimalah. Apabila tidak, ya tinggalkan. Jangan sampai Anda menyesali keputusan yang dibuat sehingga berpotensi mempengaruhi kinerja yang tidak maksimal. Apalagi jika nilai skill Anda termasuk baik..


8. Berdoa

Hidup ini tentunya punya pegangan dan pengharapan yaitu Tuhan. Walau memang nampaknya sepele dan banyak orang tidak memikirkannya tetapi yakinlah semua yang ada didunia ini berasal dari Tuhan. Nah, dengan berdoa Tuhan akan memberikan solusi yang terbaik untuk kita, dan dengan bantuan doa permohonan kita akan sesuatu yang baik akan terkabul. Jangan ragu..


Demikianlah artikel ini, semoga bermanfaa..
Baca Juga - Cari Cara Hidup Kaya? Pelajari Etika Mengelola Keuangan Anda

Fitur ini belum tersedia sekarang :

#Komentar diluar topik tidak akan dibalas
#Spam, Promosi, dan/atau melanggar kebijakan Google & AdSense tidak akan di setujui