Wednesday, August 3, 2016

Cermati Cara Aman Bertransaksi Di 4 Layanan Perbankan Online Ini

·   0



layanan perbankan dengan aman
Internet banking

Kehadiran perbankan memang sangat memudahkan kita untuk bertransaksi dan memanajemen keuangan kita, yang dulunya semua masih dalam cara yang manual dan offline tetapi sekarang untuk keperluan transaksi kita sudah dapat menggunakan fasilitasnya secara online seperti sms-banking, internet banking, atau mobile banking lainnya.

diartikel ini admin akan membahas mengenai tips aman menggunakan transaksi di 4 layanan perbankan yang biasa dan sering dimanfaatkan para nasabah perbankan seperti ATM (Anjungan Tunai Mandiri), Kartu Kredit, Internet Banking, dan SMS Banking, berikit ulasannya.. semoga dibaca dengan cermat..

baca - Cara Membuka Rekening Bank BRI Di Domisil atau Beda Domisil


1. Di ATM (Anjungan Tunai Mandiri)

ATM Adalah layanan perbankan yang dapat bebas kita gunakan untuk bertransaksi dengan kartu ATM kita. seperti Cek Saldo, Menarik Uang Langsung Dari Mesin ATM, Mengirim Uang, dan keperluan lainnya yang di fasilitasi di Mesin ATM.
Menurut saya untuk soal mengambil uang kita menggunakan ATM adalah cara yang paling mudah, karena kita tidak perlu pergi kekantor Bank terkait serta membawa KTP dan Buku Tabungan kita. menggunakan ATM kita hanya perlu membawa kartu ATM kita saja, kemudian memasukkannya kedalam wadah ATM, memasukkan PIN kemudian bertransaksi sesuai keperluan.

dengan fasilitas yang sangat mudah ini tentunya layanan ATM juga menjadi dilema mengenai keamanannya dan kita tidak boleh beranggapan sepele mengenai ini.
nah, bagaimana sih tips yang aman menggunakan meenggunakan ATM sebagai berikut:
1. sebelum menggunakan mesin ATM, periksa dahulu mesin ATM yang Anda gunakan apakah ada kejanggalan yang tidak biasa dimesin ATM seperti benda-benda mencurigakan. karena ditakutkan ada modus kejahatan disana.
2. jangan pernah memberikan password bank dan PIN ATM Anda kepada siapapun karena kapan saja dia berniat jahat ingin mengambil ATM Anda kemudian menarik uang Anda kan bahaya.
3. gantilah password bank Anda diwaktu tertentu misalnya ketika Anda mulai merasa bahwa ada orang lain yang mengetahui password Anda.


2. Kartu Kredit (Credit Card)

Kartu kredit adalah layana yang saat ini menjadi gaya hidup masyarakat kalangan menengah keatas untuk kepentingan transaksi, seperti berbelanja online ataupun disupermarket, berbisnis online oleh para internet marketer. dan kita pasti tahu bahwa layanan dari kartu kredit memiliki cakupan yang sangat luas bahkan ke dunia internasional terutama kartu kredit berlogo mastercard dan visa. bagaimana cara yang aman menggunakan kredit?

Jika Anda transkaksi langsung di merchant, setiap transaksi menggunakan kartu kredit usahakan kita melihat langsung ketika kasir menggesek kartu Anda untuk menghindari terjadinya gesek ulang atau pembayaran lebih dari satu kali. Penting dicatat Anda harus memastikan tiga angka di belakang yang berfungsi sebagai Card Security Code (CSC) tidak dicatat oleh orang lain.
Modus lain kejahatan perbankan dengan menggunakan kartu kredit adalah pencurian data nasabah yang akan dikombinasikan dengan data kartu kredit nasabah untuk bertransaksi secara ilegal seolah-olah Anda adalah pelakunya. Beberapa teknik pencurian data perlu Anda waspadai.
Teknik yang paling umum dinamakan phishing yaitu penipuan dengan cara mengirim e-mail kepada nasabah. E-mail tersebut terlihat otentik, meminta nomor rekening bank, password dan informasi pribadi dari nasabah. Sebenarnya secara rutin bank sudah memperingatkan nasabahnya agar tidak sembarangan mengklik link yang tidak jelas sumbernya, sebab link tersebut merupakan software yang akan mengambil data pribadi nasabah. Walaupun sudah mendapatkan peringatan dari bank, untuk tidak membalas atau mengungkapkan informasi pribadi apapun, baik lewat e-mail maupun klik link tertentu, masih ada saja nasabah yang masuk ke perangkap ini. Keaslian e-mail maupun link tersebut membuat nasabah tertipu dan akhirnya menjadi korban penipuan. Jadi nasabah harus tetap waspada dengan email yang tidak jelas pengirimnya.
Jika data Anda sudah dicuri, maka kejahatan perbankan online bisa berbagai macam modusnya, mulai penyalahgunaan transaksi melalui internet banking maupun transaksi ilegal melalui kartu kredit.

3. Internet Banking

Model transaksi ini sebenarnya relatif aman yang bisa digunakan oleh nasabah perbankan. Belakangan sempat ramai karena kasus sinkronisasi token yang menyerang dua bank besar nasional namun bisa diantisipasi dengan sosialisasi gencar sistem pencegahan dan update token yang memberikan kode otentifikasi final secara acak.
Perlu diperhatikan adalah jangan menggunakan akses WiFi tanpa jaminan keamanan walaupun biasanya layanan tersebut gratis. Beberapa penyedia jasa WiFi gratis dapat mengetahui apa yang Anda buka dan ketik di laptop kecuali layanan WiFi yang difasilitasi oleh badan dan perusahaan besar seperti Bank dan perusahaan lainnya.
jangan login ke internet banking Anda menggunakan device yang bukan milik Anda.
Saat akses internet banking pastikan Anda mengecek alamat situs internet banking karena banyak saay ini modus kejahatan dengan teknik phissing, Anda perlu mengecek alamat webnya secara cermat jika sedikit berbeda sebaiknya jangan dilanjutkan. Anda bisa menghubungi call center resmi bank bersangkutan. Kasus seperti ini sempat mengancam dan ramai di pertengahan tahun 2000-an.
Belakangan sistem keamanan akses web bank juga semakin diperketat dengan security system yang lebih baik. Gunakan situs otentik dan sebelum memasukkan informasi pribadi lihatlah tampilan website, gunakan pilihan icon gembok terkunci. Icon gembok kunci akan melindungi informasi pribadi dan password nasabah. Icon sebuah kunci gembok tertutup menunjukkan bahwa situs berada di zona aman. Ketidaktahuan ini dapat meninggalkan jejak transaksi nasabah dan pelaku penipuan dapat dengan mudah menelusuri dan mengakses riwayat transaksi  Anda .
Pastikan Anda  log out dari browser secara benar. Jika Anda sudah log in ke rekening bank melalui internet banking, jangan lupa untuk log out ketika mengakhiri transaksi tersebut. Hapus semua history atau sejarah browser untuk memastikan transaksi lebih aman. Dengan cara ini nasabah akan lebih aman menyimpan semua rincian internet banking dan informasi yang bersifat pribadi, serta tidak perlu khawatir data Anda akan dicuri.


4. SMS Banking

Layanan dari SMS Banking memang sangat memudahkan kita untuk bertransaksi karena kita cukup menggunakan HP kita. namun sebaiknya kita jangan menyepelekan disaat kita menggunakan layanan ini, nah bagaimana tips amannya?
1. usahakan ponsel Anda memiliki antivirus yang baik jika Anda menggunakan gadget dengan OS terbaru seperti Android, iOS dan lainnya, karena saat ini banyak berita bahwa program Android sangat mudah untuk ditembus dengan menggunakan malware.
2. hapus semua data transaksi Anda pada sms.
3. sebaiknya jangan memberikan ponsel yang kita gunakan kepada orang lain. dan perlu untuk mengunci layar gadget Anda dan hanya Anda yang menetahui kuncinya.

nah, demikianlah tips aman betransaksi menggunakan 4 layanan perbankan, semoga bermanfaat..

Fitur ini belum tersedia sekarang :

#Komentar diluar topik tidak akan dibalas
#Spam, Promosi, dan/atau melanggar kebijakan Google & AdSense tidak akan di setujui