Tuesday, August 2, 2016

Cara Menerima Kiriman Uang Dari Kantor Post

·   2



Ambil Uang Dari Kanotr Pos
Post Office


Walaupun media transaksi online, cepat, dan efisien sudah hadir dijaman sekarang, seperti halnya kartu ATM, tetapi bukan hal mudah untuk tidak digunakannya lagi Kantor Pos (Wesel) sebagai jasa pengiriman Uang.
Saya sendiri, sudah dua kali menerima kiriman uang lewat kantor pos, saya perhatikan kantor pos masih ramai bahkan kursi antrian selalu ramai pula.

Mengapa Jasa Pengiriman dan Peneriman Uang Lewat Kantor Pos Masih Ramai Digunakan?

1. Tidak semua orang memiliki buku tabungan, ATM, dan sejenisnya
2. Pada umumnya untuk mengirim dana (uang) melalui Kartu ATM adalah ribet buat orang tua yang belum lama beradaptasi dengan sistem payment ini, tetapi dengan jasa Kantor Pos kita tinggal isi form saja dan kasih uangnya.
3. Belum tentu sipenerima memiliki ATM, walaupun sipengirim punya. Jika seandainya menggunakan ATM orang lain, sama saja ribet.
4. Karena kantor pos masih terkesan alami dan mungkin cukup friendly bagi beberapa orang, termasuk orang tua saya. Lagi pula tetap kok instant, sama seperti transfer bank.

Apa Sih Kelebihan Mengirim dan Menerima Uang Lewat Kantor Pos

1. Bisa digunakan semua orang, tanpa harus membuka tabungan di bank. tetapi tidak termasuk anak-anak TK kebawah. Syaratnya cukup punya kartu pelajar atau KTP.
2. Proses pengirimannya juga Instant seperti bank, apabila uang sudah berhasil dikirim saat itu juga uang sudah dapat ditarik di kantor pos tujuan.
3. Tidak akan terjadi penipuan, karena kantor pos merupakan jasa yang sangat legal dan ditangani langsung oleh pelayannya, dan bukan sipengirim yang bekerja.
4. Fee atau biaya transfer juga murah.
5. Dan sebagainya, yang sudah dirasakan banyak orang. Yang jelas pengiriman atau penerimaan dana lewat kantor pos dijamin 100 persen serta universal.

Bagaimana Cara Menerima/Mengambil Uang Yang Dikirim Lewat Kantor Pos

1. Pastikan bahwa uang tersebut sudah dikirim (entah itu ayah/Ibu Anda, Saudara, Teman, siapapun). Kemudian minta nomor NTP dan nomor PIN kepada sipengirim tadi.
Nomor tersebut pasti diberikan pihak kantor pos ketika pengiriman sudah selesai.

dibagian ini mungkin ada yang bertanya tentang No. Resi. jika sudah ada Nomor NTP dan PIN nomor resi tidak perlu dicatat lagi.

2. Kemudian, pergi ke kantor pos dikota Anda, masuk, kemudian menghadap ke pelayan kantor pos (jika masih ada orang yang dilayani jangan langsung menyosor ya, duduk saja dulu di kursi antrian).
Dialog:
KP : "apa bu/pak/dek/mas/lae/ito"
YU: "saya mau ambil uang"
KP: "KTP atau Kartu Pelajarnya ada?"
YU: "ada", berikan.. Sejenak pelayan akan melihat kartu Anda.
Kemudian Anda akan diberikan sebuah form yang akan disi untuk penerimaan uang.

3. Isi Form dengan baik:
*. Nomor NTP/Resi : NTP berjumlah 13 digit isi dengan tepat
*. Jumlah dana : isi dengan angka dan huruf
*. Nama Pengirim :
*. Nama Penerima: Sesuai dengan KTP/Kartu Pelajar
*. Nomor tlpn:
hanya diatas saja yang perlu, memang masih banyak lagi kolom yang kosong tetapi tidak perlu ditulis karena jika nomor NTP dan PIN sudah ada semua informasi data bisa terbaca.
4. Ada akan dimintai PIN, silahkan sebutkan atau tulis
5. Proses peninjauan dan konfirmasi akan dilakukan pelayan dengan waktu yang sangat cepat palingan 3 menit.
6. Kemudian pelayan kantor pos akan mencetak bukti penerimaan uang dan kemudian memberikan uangnya kepada Anda.
7. Saya lihat pelayan akan menyimpan foto copy KTP/Kartu pelajar, formulir, dan bukti penerimaan uang tadi tetapi dalam kertas lain (biru).
8. Sekarang Anda bisa permisi dan membawa uang Anda..

Apabila Anda mendapat kebingungan atau pertanyaan, manfaatkan kolom komentar...
Semoga bermanfaat.

Baca Juga - Mengenal Go-Jek Penemuan Nadiem Makarim

Fitur ini belum tersedia sekarang :

2 komentar:

  1. Kan saya lgi merantau,bisa ga di ambil di kota tmpt saya merantau ,tpi alamat yg di tulis pengirim alamat ktp bukn domisili ,
    Krna saya ga punya ktp domisili

    ReplyDelete
    Replies
    1. bisa tetapi Anda haru menyertakan KK (kartu Keluarga), jadi bagi daerah yang bukan domisili bawa KTP dan KK. atau jika KK tidak ada bisa juga menggunakan SIM.
      dan satu hal yang paling penting, alamat sipenerima (Anda) harus alamat tempat tinggal Anda sekarang bukan KTP, jangan salah..

      Delete

#Komentar diluar topik tidak akan dibalas
#Spam, Promosi, dan/atau melanggar kebijakan Google & AdSense tidak akan di setujui